Perbedaan Golden Cross Dan Death Cross Pada Trading 

Perbedaan Golden Cross Dan Death Cross Pada Trading

Ada banyak nama istilah di dunia trading forex ini, simak istilah berikut ini.

Bagi anda yang saat ini tengah menjadi seorang trader, tentu banyak strategi yang telah anda lakukan. Beberapa diantaranya seperti scalping, daily trading dan swing adalah istilah strategi yang sering digunakan dalam trading forex. Khusus untuk teknik scalping, sinyal death cross dan golden cross tidak cocok digunakan. Hal ini dikarenakan sinyal perpotongan dari indikator moving average ini lebih bersifat lamban. Golden cross dan death cross ini lebih cocok untuk daily trading dan swing.

Sebelum kita membahas lebih jauh tentang tekniknya, mari kita telaah terlebih dahulu perbedaan Golden Cross dan Death Cross.

Death Cross & Golden Cross

Death Cross – adalah sebuah sinyal downtrend (penurunan) yang dihasilkan oleh perpotongan antara moving average periode panjang dan periode pendek dengan posisi indikator moving periode panjang berada diatas periode pendek.

Golden Cross – kebalikan dari Death Cross, sinyal uptrend (kenaikan) dari suatu pergerakan pertukaran uang dimana terjadi kala perpotongan antara moving average periode panjang dan periode pendek dengan posisi indikator moving periode panjang berada dibawah periode pendek.

Perpotongan indikator moving average ini maksudnya adalah perpotongan antara indikator moving average periode panjang dengan periode pendek. Dalam kasus ini perpotongan yang digunakan adalah Eksponensial Moving Average (EMA) 8 dan EMA 21. Nilai periode bisa disesuaikan dengan pengalaman asal dapat menghasilkan sinyal yang lebih baik.

Ketika trading forex menggunakan sinyal death cross dan golden cross harus memperhatikan beberapa rambu yang dapat digunakan sebagai pembatas pengurangan resiko nilai kekeliruan. Rambu tersebut diperlukan karena sinyal dari golden cross dan detah crossbelum menunjukan kondisi yang valid.

Sinyal death cross dan golden cross memang sangat mudah dikenali. Hal ini terjadi ketika ada perpotongan moving average periode panjang dan periode pendek berarti momen death cross atau golden cross telah terjadi. Akan tetapi dalam kondisi nyatanya sinyal tersebut kadang bersifat semu dan kurang begitu valid sehingga ada kemungkinan harga akan kembali naik atau turun.

Level Support & Resistance

Langkah yang digunakan untuk menghindari kesalahan sinyal dan mempertegas arah pergerakan harga dari golden cross dan death cross ini dengan menggunakan alat bantu berupa level suport dan resistance. Hal yang kita ketahui selama ini cara kerja indikator ini bersifat sebagai sinyal penanda awal pergerakan. Kegunaan dari level support dan resistance ini adalah sebagai pembatas yang akan menegaskan trend pergerakan harga.

Ketika harga tidak bisa menembus support maka harga akan kembali keatas. Jika harga tidak menembus resistance maka harga akan kembali turun ke bawah. Jadi ketika terjadi moment detah cross atau golden cross namun tidak dapat menembus support atau resistancemaka sinyal akan mentah kembali. Ini yang mendasari death cross dan golden cross lebih cocok untuk daily trading dan swing daripada scalping.

Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, kesalahan trading adalah melakukan trading dalam jangka waktu pendek sehingga ketika harga terpantul muncul kecemasan akan munculnya stop loss dimana harga berbalik lebih jauh. Oleh karenannya untuk mengurangi resiko ini sangat perlu diperhatikan rambu-rambu seperti support dan resisitance.

Nilai Stop loss

Karena trading ini cocok jika digunakan untuk daily trading dan swing maka kekuatannya terletak pada stop loss (batas resiko). Pada pemain daily trading maupun swing hal yang perlu ditekankan adalah tidak terlalu memperhatikan bentuk candlestick satu demi satu ketika open posisi sudah terjadi yang akan berakibat pada kecemasan luar biasa dan berakhir pada cut loss (kerugian).

Langkah awal yang perlu diambil adalah menentukan nilai resiko yang sudah pasti siap ditanggung. Nilai resiko tersebut bisa diatur dengan menghitung jarak antara open posisi dengan area ideal stop loss dan penentuan besaran lot yang digunakan.

Setelah open posisi

Hal yang perlu dilakukan setelah open posisi adalah meninggalkan layar metatrader. Ini karena daily trading dan swing butuh waktu setup harga dan bergerak sesuai prediksi. Mengapa? Karena jika kita terpaku pada komputer berjam-jam dan menggunakan time frame yang rendah maka akan berakhir pada emosi dan psikologi yang tertekan. Ini bisa saja menghasilkan kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Anda bisa memperhatikan bentuk candlestick dalam periode H4 keatas agar analisis pergerakan harga dapat terbaca lebih akurat.

Moment Fundamental vs Psikologi Market

Jangan lupa untuk memperhatikan momen fundamental tetapi juga jangan terlalu terpaku jika data fundamental tidak begitu baik karena sifat fundamental adalah sementara. Jika momen fundamental sudah tidak baik, maka gunakan Psikologi Market. Psikologi Market dipengaruhi oleh besar kecilnya jumlah pelaku pasar yang melakukan sell atau buy. Ketika jumlah buytinggi maka harga akan naik, jika jumlah sell tinggi maka harga akan turun.

Psikologi Market sifatnya lebih dominan daripada momen fundamental. Walaupun terkadang Psikologi Market dipengaruhi oleh momen fundamental. Namun pada jangka waktu yang lebih panjang, momen naik-turun akan bersifat sementara dan akhirnya trend tetap dipengaruhi oleh Psikologi Market.

Untuk mengetahui momen sell atau buy yang ada dalam psikologi market adalah dengan memperhatikan apakah harga dapat menembus level support atau resistance yang telah dijelaskan sebelumnya. Momen tembus level support dan resistance ini disebut momen break out. Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa sinyal death cross dan golden cross cocok dipadukan dengan sinyal break out level support dan resistance yang tepat digunakan untuk swing dan daily trading.  [ sumber: valasonline ]

Hal ini berkaitan dengan pertanyaan, Kapan waktu yang tepat untuk Open Posisi ? Kapan BUY dan kapan SELL. Dan hal mudal adalah dengan bantuan indikator untuk trader teknikal analisis.

Salam sukses dan salam profit!

Pahami Kekeliruan Dalam Trading Forex

Pahami Kekeliruan Dalam Trading Forex

Para trader memiliki ciri dan sifat bawaan pribadi yang berbeda, namun dalam trading forex para trader ini sering membuat kekeliruan yang pada umumnya sama. Apa saja kekeliruan dalam trading trading forex? Berikut penjelasannya:

Kekeliruan Dalam Trading Forex

  1. Trading tanpa pengetahuan tentang forex trading

Banyak orang awam tertarik dengan dunia forex, didasari oleh kemampuan forex untuk menghasilkan banyak uang, yang slogannya uang cepat, cari uang dari mana saja, kaya tidak pakai lama, dll. Kemudian mereka memutuskan untuk terjun kedunia trading forex ,tanpa pengetahuan, tanpa pengalaman dan tanpa kekhawatiran. Mereka pun akan memulai trading dengan mengandalkan intuisi mereka. Klik buy, klik sell dan menunggu. Terkadang kebanyakan dari mereka akan mendapatkan profit dengan intuisi mereka, dan mulai terbuai untuk melakukan secara berulang-ulang. Sampai terjadi dimana market menghempaskan posisi mereka dan menghabiskan balance mereka. Oleh karena itu pengetahuan tentang trading forex sangatlah penting. Hal ini karena anda tidak boleh lupa, industri ini adalah industri profesional, bukan main-main. Bahkan berbagai perusahaan besar dan bank besar bertransaksi juga dalam pasar ini. Pengetahuan dasar dan pengetahuan lanjutan sangat diperlukan untuk sukses dalam bisnis ini.

  1. Tidak menggunakan stop loss

Kebanyakan para trader pernah melakukan kekeliruan atau kesalahan ini. Tidak menggunakan stop loss, apalagi dikombinasikan dengan analisa time frame kecil (dibawah 1 hour). Ini hanya menjadi sebuah kebiasaan yang sangat berbahaya dan dapat segera mematikan akun anda, karena kehabisan dana. Dimana anda yang tidak menggunakan stop loss, biasanya didasari oleh harapan terhadap berbaliknya arah market menuju keinginan anda, sedangkan floating minus yang didapat sudah sangat besar (mengendalikan harapan termasuk kemampuan dalam psikologi dalam trading). Stop loss pada platform trading anda diciptakan untuk membantu anda mengambil batas resiko secara otomatis dan melindungi and adari loss besar akibat kesalahan dalam menganalisa. Jadi jangan mencoba trading tanpa stop loss, karena itu berbahaya dan mengacu pada pola pikir gambling

  1. Menambah posisi saat loss (Averaging)

Biasanya mereka yang tidak menggunakan stop loss akan menggunakan harapannya lebih besar dari logika analisanya. Saat harga masih bergerak minus mereka akan menambah posisi lagi (entry lagi) dengan harapan mendapat harga terendah (dalam kasus buy) dan harga kembali naik menuju targetnya. Namun tanpa disadari hal ini hanya akan segera mempercepat habisnya balance anda saat harga masih bergerak melawan posisi anda. averaging bila dilakukan saat posisi anda sudah biru/profit (dengan syarat kondisi tertentu) maka akan menghasilkan profit yang lebih maksimal.

  1. Selalu melawan arah trend ketika masuk pasar

Saat anda masuk ke pasar dengan asumsi bahwa trend saat ini sudah mencapai puncaknya dan akan segera berbalik arah. Setelah anda membuka posisi lengkap dengan stop loss-nya ternyata trend berlanjut dan menyentuh stop loss hingga anda mengalami kerugian. Kadang-kadang hal ini terjadi karena anda sangat optimis dengan perasaan anda tentang arah pergerakan harga pasar.  Tanpa anda sadari dalam pikiran bawah sadar memang ada sifat alami untuk melakukan perlawanan. Sifat melawan ini kemudian bercampur dengan optimisme sehingga menimbulkan rasa percaya diri yang berlebihan. Jika anda termasuk dalam kategori ini, maka anda perlu mengetahui kembali berapa kali anda mengalami loss yang disebabkan masuk pasar dengan melawan trend. Tanpa analisa yang cukup dan hanya mengandalkan perasaan, setiap trend pasti akan berbalik arah dalam sebuah siklus pergerakan harga pasar yang selalu terjadi. Yang paling penting adalah kemampuan anda untuk mengetahui titik atau level dimana akan terjadi pembalikan arah, bukan hanya karena mnegandalakan perasaan saja

  1. Membuka posisi sesuai arah trend, tapi terlambat

Arah suatu trend pergerakan harga tentu tidak bisa diprediksi ataupun ditentukan dengan pasti. Jadi sebenarnya tidak ada yang terlambat atau tidak terlambat suatu posisi dalam hubungannya dengan trend harga pasar. Hal ini hanyalah perasaan anda yang keliru tentang pasar, dan sifat alami anda untuk mencoba mengontrol pasar. Yang paling penting untuk dilakukan adalah menerapkan management resiko dengan optimal. Selain itu, kemampuan analisa sangat diperlukan untuk mengantisipasi trend arah pergerakan harga pasar agar anda tidak terlambat masuk pasar.

  1. Level stop loss terlalu dekat atau terlalu lebar

Ketika menetapkan stop loss terlalu dekat dengan level posisi harga yang anda buka karena anda ingin memperkecil kerugian yang terjadi. Bisa juga sebaliknya stop loss yang terlalu lebar bisa terjadi karena anda berharap, harga akan bergerak ke arah yang berlawanan, tetapi anda tidak ingin stop loss anda kena sebelum arah pergerakan harga berbalik sesuai dengan yang diharapkan. Kedua kasus ini terjadi kerena kita menentukan level stop loss dengan mengabaikan kondisi pasar yang sesungguhnya dalam artian anda tidak obyektif dan hanya berdasarkan perkiraan. Walaupun tidak ada metode yang baku. Stop loss yang obyektif pada umumnya ditentukan berdasarkan level support terdekat (untuk posisi buy atau resistance terdekat (untuk posisi sell).

  1. Level target profit yang sempit

Kasus ini hampir sama dengan menentukan stop loss, tetapi biasanya trader pemula cenderung menetapkan risk/reward ratio dibawah 1, atau stop loss lebih besar dari take profit. Maksutnya meskipun untung sedikit tidak apa-apa asal tidak rugi. Namun jika cara ini dilakukan dalam waktu panjang tentu tidak akan menguntungkan bagi anda. Cara trading yang realistis minimal adalah menentukan risk/reward dengan ratio 1:1 atau besarnya stop loss sama dengan target profit. Sementara yang umumnya menghasilkan profit secara konsisten dalam jangka panjang adalah dengan risk/rewar antara 1:1.5 sampai 1:2. Cara menentukan level reard biasanya berdasarkan level support untuk posisi sell atau resistance untuk posisi buy. Selain itu untuk memperbesar risk.reward ratio anda perlu tetap mempertahankan probabilitas profit, yaitu dengan melihat pergerakan harga pada time frame yang lebih rendah. Semakin kuat level support/resistance maka stop loss atau target profit tentu akan semakin kuat

Nah itu dia beberapa kekeliruan dalam trading forex yang harus anda kenali. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah informasi mengenai trading untuk anda.

[ Sumber : Valasonline ]

Kebanyakan kesalahan trader dari faktor mindset atau psycology, disamping faktor edukasi.  Dan diabaikanya slogan ‘Jangan terjatuh di lobang yang sama dua kali’. 

salam sukses dan profit terus ya Gan!

Haruskah Menggunakan Target Forex

Haruskah Menggunakan Target Forex

Target profit itu penting, seperti dikehidupan kita perlu merencanakan target. Hal ini dapat menjadi produktif sekaligus juga terlalu kaku dalam trading forex. Berikut ini hal umum yang menerapkan target dan mengevaluasi pro dan kontra dari masing-masing hal untuk membantu anda dalam membuat strategi perdagangan yang lebih fleksibel.

Jumlah Trader

Sangat umum mendengar trader mengatakan bahwa mereka akan menghentikan perdagangan setelah menang atau kalah dalam sejumlah transaksi per hari. Apakah ini masuk akal (atau tidak) tergantung pada jenis trading sedang dilakukan. Jika itu adalah scalping atau trading jangka pendek, maka ini hanyalah sebuah mekanisme pertahanan psikologis yang mungkin akan membatasi profitabilitas seorang trader. Trader jangka panjang, aturan seperti ini mungkin akan membantu karena jika set-up yang pertama kedua atau ketiga gagal dengan cepat, set-up menjadi semakin tidak mungkin untuk membentuk kemenangan. Jika kehilangan trading terjadi pada area harga yang sama, area mungkin tidak akan berbuah di masa depan.

Perangkat psikologis dapat melindungi dari kerugian, bahkan ketika tidak valid secara statistik. Jika saraf trader ditembak dan kehilangan sejumlah trading secara berturut-turut, mungkin ide yang baik bagi mereka untuk berhenti trading setidaknya untuk sisanya dari sesi tersebut sampai sembuh secara psikologis.

Menghentikan Kerugian

Sering terdengar trader mengatakan mereka menggunakan stop loss yang tetap dengan sekian pips, terkadang berbeda-beda tergantung definisi pasangan mata uangnamun terkadang juga tidak. Hal ini dapat bekerja namun itu adalah kesalahan. Stop loss harus didefinisikan baik dengan pengukuran teknis atau hanya volatilitas, yang keduanya akan bervariasi. Bagi calo yang biasanya menggunakan stop loss sangat ketat ini mungkin tidak begitu penting, tapi untuk trader jangka panjang menjadi semakin penting untuk menghentikan kerugian.

Target Laba

Target profit tetap dapat masuk akal sebagai metode trading. Trader harus menghasilkan sejumlah kemenangan trading dari waktu ke waktu. Bagian penting adalah target laba tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Sesuatu yang berada di dua atau tiga resiko trading (dari titik entri untuk menghentikan kehilangan) biasanya menjadi aturan praktis yang baik. Di sisi lain, dapat lebih masuk akal untuk mengikuti irama pasar, dan membiarkan trading yang melakukannya dengan terus berjalan sangat baik, setidaknya sampai mereka menunjukkan tanda-tanda untuk berputar. Kompromi produktif bertujuan mencapai keuntungan ketika target tercapai dengan sangat cepat.  Gerakan seperti forex sering cepat kembali, tetapi sebaliknya dapat menerapkan trailing stop sekali waktu ketika harga dekat dengan target. Hal ini juga masuk akal untuk menargetkan keuntungan yang akan didasarkan pada volatilitas, misalnya jika stop loss berada di kisaran rata-rata dalam jangka waktu apa pun yang sedang digunakan, untuk mengambil keuntungan menjadi dua atau tiga kali jumlah yang sama saat ini, pola volatilitas pasar dan instrumen yang diperdagangkan.

Pips Per Periode Tertentu

Sangat umum mendengar trader mengatakan mereka berencana untuk membuat sejumlah keuntungan pips per hari atau minggu atau bulan. Ini adalah salah satu sikap yang paling tidak bijak yang bisa anda ambil dalam trading. Sulit untuk mengetahui di mana memulai dalam mendekonstruksi ini. Pertama, ada saat di mana anda mungkin dapat membuat seribu pips dalam sebulan dan kemudian ada saat lain dimana trader yang paling berpengalaman sekalipun akan berjuang mati-matian hanya untuk menghindari kerugian. Kedua, “pips” mungkin senilai dua kali lipat dalam satu pasangan mata uang seperti yang lain, belum lagi trading yang berbeda harus memiliki ukuran yang stop loss berbeda, sehingga unit resiko menjadi pengukuran bermakna, sementara pips tidak.

[ sumber : valasonline ]

Pada intinya menggunakan TP dan SL itu sangat penting sekali, seperti halnya dalam kehidupan target dan batasan harus jelas. Walaupun pada prakteknya sifat manusia yang tamak/serakah ini membutakan penglihatan kita.

Salam sukses dan profit selalu yah!

Mengenal Hedging dan Metodologinya

Mengenal Hedging dan Metodologinya

Kenali Hedging dan Metodologinya

Pasar forex sangat tidak menentu arah, walaupun kita bisaa memprediksi dengan keakurasian diatas 50%. Namun terkadang prediksi kita meleset, nah disinilah perlu strategi untuk mengatasi itu dan salahsatunya adalah metode Hedging atau Locking.

Keadaan pasar sangat mempengaruhi untung ruginya trading forex. Oleh karenanya seorang trader harus selalu memantau keadaan pasar yang ada. Hal ini dikarena keadaan pasar yang tidak memiliki dasar yang statis yang membuat kadang trader berada pada posisi yang tidak menguntungkan.

Hedging
Hedging terjadi saat trader bertujuan melindungi posisi harga forex tertentu ataupun mengantasipasi sebuah pergerakan yang tidak diinginkan. Alasan memanfaatkan hedging ini adalah dapat terlindungi dari resiko downside pada open posisi buy dan terlindung dari posisi upside pada open posisi sell mata uang asing.

Dasar-dasar Hedging
Hedging sendiri merupakan teknik trading yang terbagi atas 2 posisi yakni open posisi buy dan open posisi sell tanpa dipasangi stop loss melainkan hanya target profitnya berkisar 30-50 poin dengan tujuan supaya memperoleh profit disaat terjadi swing harga, baik saat harga bullish maupun saat harga bearish.

Metode utama dari hedging dalam forex adalah seorang trader ritel yang melalui kontrak spot dan pilihan mata uang asing. Kontrak spot tersebut merupakan sebuah jenis perdagangang reguler yang dibuat oleh forex trader. Hedging bukanlah yang paling tepat karena kontrak spot memiliki tanggal pengiriman jangka pendek (dua hari). Bisa dibilang kontrak spot dipakai karena adanya hedging ketimbang digunakan oleh hedging itu sendiri.

Pilihan mata uang merupakan salah satu metode hedging yang paling populer. Hal ini dikarenakan pilihan mata uang asing memberikan pilihan hak kepada trader untuk membeli atau menjual pasangan mata uang dengan nilai tukar tertentu pada waktu di masa depan, namun bukan sebagai obligasi. Strategi opsi reguler dapat digunakan antara lain seperti long straddles atau bear spread dengan tujuan untuk membatasi potensi kerugian yang diberikan.

Strategi Hedging Forex

  • Menganalisis eksposur resiko – Trader harus mengidentifikasi jenis resiko yang ada baik itu dalam posisi saat ini ataupun dalam posisi yang akan dijalaninya. Identifikasi ini bertujuan untuk menentukan resiko yang tinggi atau rendah di pasar mata uang forex saat ini.
  • Toleransi resiko – Langkah ini sendiri untuk menenetukan berapa banyak resiko posisi yang perlu dihedging. Pedagang tidak pernah memiliki resiko nol. Ada beberapa diantaranya yang menetukan tingkat resiko yang bersedia di ambil atau mereka bersedia membayar untuk menghilangkan resiko yang berlebihan.
  • Menetukan strategi forex hedging – seorang trader harus menentukan strategi mana yang biasanya paling efektif untuk digunakan jika ia menggunakan mata uang asing. Tujuannya untuk mengurangi resiko hedging dalam perdagangan mata uang asing tersebut.
  • Menentukan strategi – Dengan melakukan pemantauan maka trader dapat memastikan bahwa strategi tersebut bekerja dengan sebagaimana seharusnya sehingga resiko dapat diminimalisir sesuai dengan tujuan awal.

Hedging jangka pendek
Teknik-teknik dalam hedging jangka pendek baik keseluruhan maupun sebagian antara lain:

  1. Hedging menggunakan kontrak future yaitu kontrak yang menetapkan suatu pertukaran mata uang dalam volume tertentu dan diselesaikan pada tanggal tertentu.
  2. Hedging menggunakan kontrak forward yaitu kontrak yang dilakukan nasabah dengan bank untuk menjual atau membeli valuta terhadap valuta lainnya dimasa mendatang dengan rate yang sudah ditentukan saat kontrak tersebut.
  3. Hedging menggunakan instrumen pasar yaitu melibatkan pengambilan suatu posisi dalam pasar uang untuk melindungi posisi hutang atau piutang di masa mendatang.
  4. Hedging menggunakan option valuta dimana option menyediakan hak untuk membeli atau menjual suatu valuta tertentu dengan harga tertentu dalam waktu tertentu. Option ini tujuannya untuk hedging.

Hedging jangka panjang
Terdapat 3 teknik untuk hedge exposure jangka panjang :

  1. Long forward yaitu kontrak yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan khusus dari perusahaan. Long forward sangat menarik bagi perusahaan yang telah menandatangi kontrak karena dapat melindungi kas arus kas jangka panjang.
  2. Curency Swap adalah kesempatan untuk menukar satu valuta dengan valuta lain dengan menggunakan bank sebagai perantara kedua belah pihak.
  3. Parellel Loan ialah kredit yang melibatkan pertukaran valuta antara dua belah pihak dengan kesepakatan untuk menukar kembali valuta tersebut pada kurs dan tanggal tertentu di masa mendatang.

Ilustrasi hedging :

Kondisi 1 : saat ini GBP/USD adalah 1.5600. Kemudian trader membuka posisi buy karena memprediksi akan naik menjadi 1.56700. Beberapa menit kemudian GPB/USD malah turun berlawanan dengan prediksi menjadi 1.5580. Posisi buy trader rugi 20 poin.

Kondisi 2 : Agar kerugian tidak bertambah besar trader membuka posisi baru yang berlawanan dengan sebelumnya yaitu open posisi sell di level 1.5580. Apabila market turun sampai level 1.5550 maka trader mengalami kerugian hingga 20 poin karena posisi pada kondisi 1 rugi 50 poin (1.5600 – 1.5580) sedang pada posisi kedua untung 30 poin (1.5580 – 1.5550).

Kondisi 2a : Jika market naik sampai mampu mencapai level 1.5620 maka sama akan rugi 20 poin karena posisi pertama untung 20 poin dan posisi kedua rugi 20 poin (1.5620 – 1.5580).

Namun kondisi terkunci rugi 20 poin tersebut dapat diubah menjadi profit dengan catatan kita dapat membuka kunci pada kondisi yang tepat. Trader harus memprediksi kemana arah selanjutnya, konvergen atau divergen.

[ sumber: valasonline ]

Hedging ataupun Locking digunakan juga di Forex Trading untuk mengunci harga, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh trader untuk mengambil keuntungan.

Fungsi utama untuk menghindari kerugian atau menjaga posisi agar tetap stabil, namun bisa dimanfaatkan meraih keuntungan misalnya dengan mengambil yg profit dan menunggu yang loss hingga kembali menjadi profit atau minimal 0. Bisa juga digunakan untuk strategi pending order.

Yang jelas trader harus punya strategi untuk mengais profit.

Pengaruh Mindset Forex bagi Trader

Pengaruh Mindset Forex bagi Trader

Mengapa Mindset Forex Anda Berpengaruh?

Semestinya Anda tahu bahwa ini adalah pasar keuangan terbesar di dunia sejauh ini. Anda mungkin juga tahu bahwa siapapun bisa ikut dalam trading forex tetapi bukan tanpa resiko. Jika Anda menghabiskan beberapa waktu untuk belajar dengan serius maka Anda pasti mendengar para ahli yang berbeda memberitahu Anda bahwa sebelum mempertaruhkan uang dalam forex, Anda perlu melakukan banyak persiapan mental dan psikologis.

Sebelum trading forex, semua ahli akan menyarankan Anda untuk mengenal diri sendiri dengan baik dalam situasi bertekanan tinggi. Mereka juga akan menyarankan Anda rumus menyeluruh tentang ketrampilan manajemen keuangan dan strategi trading. Terakhir, mereka akan menyarankan Anda uuntuk mendapatkan kontrol penuh atas emosi Anda sendiri dalam mengambil keputusan forex di masa depan.

Konsensus dan Pertanyaan Ahli Forex

Ada konsesus luas di kalangan mayoritas ahli forex tentang prinsip-prinsip di atas. Sementara para ahli tidak setuju tentang jenis analisis terbaik, platform trading palinng canggih atau pasangan mata uang terbaik untuk trading, sebagian besar dari mereka setuju bahwa Anda membutuhkan pola pikir tertentu untuk mencapai keberhasilan dalam forex.

Yang perlu dipertanyakan adalah jika yang Anda lakukan adalah trading forex, maka kenapa pikiran dan perasaan harus dibahas? Bagaimana kedua hal ini bisa relevan dengan status Anda sebagai trader forex? Apakah mungkin untuk sukses tanpa syarat ini?

Jawabannya adalah karena pikiran dan emosi Anda sangat terlibat dengan keberhasilan atau kegagalan yang Anda raih dalam forex. Untuk lebih jelas, berikut ini ada beberapa alasan kenapa trader forex harus melatih pikiran dan hati mereka sebelum trading forex.

Tekanan Lebih Rendah. Ini bukan rahasia bahwa trader yang santai adalah trader yang lebih baik. Jika Anda dapat menerima kerugian tanpa membiarkan  diri Anda jatuh, maka kemungkinan besar Anda akan menjadi trader yang lebih profesional.

Jangan Overtrading. Jika Anda memiliki kontrol penuh atas emosi Anda, maka keserakahan tidak akan menjadi pembimbing Anda dalam trading. Ini akan mencegah Anda overtrading sebagai akibat dari kerugian yang Anda alami.

Pertahankan Motivasi. Percayalah bahwa hampir setiap trader tahu pentingnya sebuah motivasi. Korelasi langsung antara motivasi tinggi dan kesuksesan telah terbukti dari waktu ke waktu. Jika Anda bisa mengontrol emosi saat melakukan trading forex maka Anda tidak akan membiarkan kerugian menjatuhkan Anda. Bahkan Anda akan memiliki motivasi yang lebih tinggi hingga akhirnya Anda bisa meraup uang lebih banyak dari pasar forex.

Kenali Para Penipu. Pada poin sebelumnya kita telah fokus pada emosi, tapi pada poin ini akan lebih relevan dengan pelatihan mental. Jika Anda mempersiapkan pengetahuan forex Anda sebelum trading seperti mempelajari pasar dan menjadi familiar dengan seluk beluk trading forex, ini akan membantu Anda mengenali penipuan forex sebagai lawan layanan forex yang sebenarnya. Faktanya, ini mengharuskan Anda melatih pikiran dan hati karena jika Anda melumpuhkan emosi maka berbagai janji-janji yang dilontarkan broker forex pada Anda tidak akan berefek. Keakraban Anda dengan pasar juga memungkinkan Anda untuk bisa membedakan antara layanan nyata atau penipuan.

Jadi setelah menyelesaikan ulasan di atas, apakah sekarang Anda berpikir bahwa mental dan pikiran memiliki peran penting dalam trading forex? Jangan lelah atau malas untuk melatih pikiran dan mental agar Anda bisa menjadi trader profesional yang lebih sukses lagi.

[ sumber: valasonline ]

Bagi Trader yang akan terjun ke dunia trading forex wajib membaca tentang mindset atau psycology, karena kalau diabaikan mungkin Anda akan menyesal kemudian. Karena market itu kejam dan yang dapat mengendalikan diri itu hanyalah kita sendiri.

Tutorial MetaTrader 4 bagi Pemula Perlu Menyimak

Tutorial MetaTrader 4 bahasa indonesia

Tutorial ini sangat dasar ya Gan,, dimana sebelum trading dan mengenal analisa-analisa wajib terlebih dahulu mengenal mt4 ini,, karena merupakan alat yang nanti dipakai untuk trading forex. Kalo sudah faham baru bisa mencoba menjadi Trader sejati, hehe.

BAGAIMANA MERAIH SUKSES DI FOREX

BAGAIMANA MERAIH SUKSES DI FOREX

BAGAIMANA MERAIH SUKSES DI FOREX

Sukses itu hak bagi setiap Trader. Bagaimana meraih kesuksesan di forex dan juga rintangan-rintangan yang menghalangi untuk sukses. Kami ingin semua trader bisa berhasil dalam beberapa tahun ke depan kita bisa bertemu dalam puncak kesuksesan para trader. Cita-cita yang baik bukan?

Hasil di Forex adalah Tidak Pasti
Forex bagi seorang trader terlihat cukup sederhana, hanya naik dan turun. Namun mengapa kita menganggap bahwa forex itu rumit? Ya, ternyata konteks naik turun itu hanyalah hasil tatapan mata telanjang. Manakala dilihat dengan kaca mata ilmu, naik turunnya pergerakan mata uang, menjadi sangat sulit di terima psikologis kita yang (secara manusiawi) menghendaki profit saja. Mau kita forex itu seperti yang di harapkan, baru forex itu mudah. Kalau kita buy, maka dia menjadi naik…Kalau kita sell maka dia turun… Maunya kita begitu, biar selalu profit dan shoping-shoping melulu wkwkwkw… Sayangnya, seluruh pengetahuan perdagangan valuta asing di dunia ini tidak cukup membantu (seperti maumu), Forex itu tidak bisa: “Kutahu yang kau mau”. Hahahaha…kecuali jika Anda memiliki keberanian untuk membeli dan menjual mata uang dan memasukkan uang Anda dalam uang berisiko.

Bicara risiko tetapi tentang risiko kehilangan duit, wouw…banyak orang akan lari terbirit-birit. Anda hebat! Risiko demikian, malah Anda merasa tertantang dan merasa di dalam sebuah dunia baru. Siip siip…! Seperti undian “Rasanya Anda pasti di dalamnya untuk menang” hehehe…. Percayalah ketika saya mengatakan bahwa tugas sederhana adalah membeli di harga murah dan menjual di saat harga mahal, adalah sangat sulit untuk dilakukan, ketika uang itu sendiri sesungguhnya Anda telah menempatkan sebagai uang berisiko.

Apa pesan tersirat dari pemikiran saya diatas? Bahwa hasil forex itu adalah tidak pasti. Maka? Sekali lagi, maka? Jangan pernah menabung di forex! Uang Anda adalah menjadi uang yang berisiko. Manakala Anda telah memperoleh profit dari modal Anda, cairkan dia…ambil dia… masukkan ke rekening bank lokal Anda. Simpan disana, kalau-kalau terjadi risiko kehilangan uang di forex, Anda masih memiliki simpanan di bank Anda dan itu adalah profit Anda. Alasan terbaik saya adalah, Anda tidak perlu menjual aset Anda dan atau menghutang sana-sini sekedar untuk bisa deposit melayani “ketidakmampuan” Anda meninggalkan forex. Hei…! Forex itu bisa menganyutkan Anda dan menjadikan Anda kecanduan, lho! Hati-hati! Wkwkwkkw…

Alasan lain, dengan melakukan apa yang tadi saya katakan, maka Anda akan bebas dari kelelahan dan kebosanan atau bahkan penyesalan. “Waduuuuh! Profitku $ 200 sekarang hilang lagi…! Coba kalau saya WD kemarin…!” Hix hix hix hix hix hix…

Lain halnya, “Good! Profit $200 sudah saya ambil dan sudah di rekening bank, mudah-mudahan saya akan profit lagi. Kecemasan sudah lewat, Bro!”

Anda membutuhkan keberanian untuk sukses
Apakah Anda memiliki keberanian untuk menghadapi rasa takut dan bertindak? Heladalah….koq malah seperti pskiater forex? Gak apa-apa, Anda gratis disini hehehehe… Nah, ketika petugas pemadam kebakaran berjalan di gedung yang terbakar untuk mencapai hasil yang diinginkan, apakah dia takut? Ya takut-lah.. mereka juga manusia. Apakah Anda takut loss saat masuk pasar? Ya takut-lah.. trader juga manusia….apalagi modal cuma pas-pasan. Tugas Anda adalah dapat mengatasi atau menerima rasa takut Anda itu dan tetap melakukannya. Menurut saya, Anda tidak akan menjadi trader forex yang sukses jika tidak bisa mengatasi aau menerima rasa takut itu. Perasaan takut adalah alamiah, boleh-boleh saja rasa takut itu ada, toh membuat kita hati-hati, tetapi menerima rasa takut dan mampu mengatasinya adalah menjadikan trader menjadi manusia lebih. Hebat kan, trader itu…! Ya, seperti petugas kebakaran tadi, mereka mampu mengatasi dan menerima rasa takut , pada akhirnya menjadikannya sukses melaksanakan tugasnya, woke?

Namun, sekali Anda belajar untuk mengontrol rasa takut Anda, semakin mudah dan lebih mudah untuk perdagangan di pasar mata uang. Reaksi sebaliknya bisa menjadi masalah.

Mulailah dengan menganalisa diri Anda sendiri.
Apakah Anda tipe orang yang bisa mengendalikan emosi dan tanpa cacat mengeksekusi perdagangan di pasar mata uang? Atau seringkali dalam kondisi sangat stress? Apakah Anda tipe orang yang percaya diri dan cenderung untuk mengambil risiko lebih dari yang seharusnya? Lihatlah kedalam dirimu dan temukan jawaban! Anda dapat memperbaiki semua kekurangan sebelum account Anda “menyala” merah atau Anda akan memperpanjang keberhasilan Anda sampai Anda dapat menambah modal tambahan.

Akhir-akhir ini, saya banyak melihat para trader “hebat” (modal yang sangat besar) tetapi tidak cukup memiliki kemampuan untuk melakukan perdagangan, mereka hanya mengandalkan sinyal-sinyal dari orang lain. Wah, ini dapat membuat masalah psikologis yang serius manakala hasil tidak seperti yang diharapkan, dan ternyata itu terjadi….. Floating minus sampai ribuan pips, bahkan ada yang floating minus ratusan juta rupiah, coba kalau sempatkan belajar dulu kepada ahlinya, ya kan bisa keluarkan beberapa ratus dollar saja untuk privat dan mengasah kemampuan, toh kalau sudah menguasai dengan baik, “uang belajar” bisa balik dalam hitungan hari… ya, daripada floating ratusan pips apalagi locking minus semua, stress deh…! Ujung-ujungnya cut loss! Menyedihkan…! Nah kalau itu ternyata duit investasi orang? Bisa gila si trader! Investornya menjadi miskin! Maka, sebelum semua terlambat, saya mau kasih nasihat yang baik-baik, siapa yang berani menasihati itu karena dia sayang- kan begitu? Anda harus benar-benar dapat mempersiapkan dan mengembangkan kebiasaan trading yang baik. Saya juga menasihati pada diri sendiri,…”Git…! Berdo’a, shalat, sabar dan disiplin ya? Hanya sikap itu yang akan menjadikanmu sukses di forex!” Amiin…

[ sumber: tradersakti ]

Salahsatu faktor penentu kesuksesan itu adalah diri Anda sendiri, belajar dan terus belajar untuk meraih sukses. Di semua bisnis tidak ada istilah ‘ketiban durian’ tiba-tiba Anda langsung sukses, tapi semua butuh perjuangan dan pengorbanan. Dan faktor tambahan keberuntungan itu dari Tuhan, ini semacam pelumas aja Gan karena adanya aktivitas. Kalo tidak ada aksi maka Anda pun tidak bisa mengetahui seberapa besar pelumas itu diberikan oleh Tuhan kepada hamba-Nya.

Jadi mulailah dari Anda sendiri, belajar dan berdo’a.

PSIKOLOGIS FOREX TRADER PEMULA

PSIKOLOGIS TRADER FOREX PEMULA

Mohon maklum kalau saya tidak pinter urusan psikologi seorang manusia, latar belakang saya bukan tamatan dari sebuah universitas jurusan psikologi. Jadi  Namun sehubungan dengan per-forex-an yang memaksa harus memahami psikologi manusia (baca: trader), ya saya memahaminya dengan cara saya sendiri saja. Pun saya hanya ingin memahami psikologis saya sendiri saat mengawali trading forex, biar tidak ada orang lain yang disalahkan hihihihi. …. Kalau salah, ya biar saya salah sendirian saja hixs hixs hixs…

Baiklah, daripada saya menangis tidak ada gunanya hixs hixs hiks…sementara Anda malah senyum-senyum, saya akan mulai menghibur diri saja “ngrasani” kelucuan seorang trader pemula:

Tergesa-gesa Mengambil Keputusan
Hayo..! Biasa melakukannya gak Bro! (ho-oh…sstt..jangan keras-keras!) Bagian trading forex tersulit seorang pemula adalah mengendalikan diri untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Memprediksi harga ada caranya, tetapi tetap yang tersulit adalah mengendalikan diri untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, karena hal itu tidak ada metode yang mendasar . Dalam hal ini yang terjadi adalah tergantung dari anda sendiri. Maka selalu diingat; jika saya harus mengambil posisi buy atau sell, tanyakan pada diri sendiri, “Apa alasan saya mengambil posisi ini? Apakah saya sudah memastikan bahwa harga sedang murah? Atau tidak lebih baikkah saya order pending saja?”
Minimal itu, Bro!

Kalau mau “nambah” (belum kenyang nih, critanya..?) Woke! Untuk menghindari keadaan yang tidak di inginkan -lebih baik- ketika fikiran dan mental Anda tidak bisa konsentrasi dan tidak memiliki alasan apapun (jangan beralasan karena feeling, lho!) maka jangan membuka posisi trading dulu. Dalam bertrading membutuhkan ketenangan dan konsentrasi penuh untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lebih baik tidak profit daripada harus menanggung kerugian. Apalagi, (sering tidak disiplin) kalau habis profit berhenti membuka open posisi baru. Kalau habis loss, terkena SL ya berhenti open posisi baru, Hayooo…!!! Anda sering tergesa-gesa mengambil open posisi dalam keadaan yang demikian? Stop!!! Lampu merah ada di depan Anda! Kalau mau bablas, benjut sampean wkwkwkkkwkaa…!

Ketidakpuasan
Keuntungan adalah target yang di incar semua trader, bagi pemula mungkin keuntungan pertama walaupun tidak seberapa itu merupakan kepuasan tersendiri namun setelah berkali-kali melakukan trading mereka menjadi tidak puas. Kebanyakan orang setelah mendapatkan sejumlah keuntungan maka posisi berikutnya menargetkan yang lebih tinggi dan itu kebanyakan tanpa pertimbangan yang matang. Hal tersebutlah yang mengakibatkan mereka mengalami kerugian melebihi apa yang telah mereka dapatkan.

Karena ketidakpuasan tersebut pula mereka kebanyakan setelah mengalami kerugian melakukan penambahan modal. Modalpun sudah di tambah namun yang berbahaya di sini adalah jika sifat ketidak puasan masih bersarang bukan tidak mungkin modal anda akan kembali hangus.

Nah, lalu? (Weh, masih bertanya juga hehehehe)

Woke… Begini saja, saya akan membantu mengingatkan Anda. Ada beberapa hal yang mungkin akan membantu Anda menghindari sifat tesebut antara lain.
Saat Anda bertrading jangan terus menerus menatap grafik forex. Karena Anda akan terpancing untuk melakukan penempatan posisi baru tanpa suatu pertimbangan yang matang, tetapi hanya karena emosi sesaat. Apalagi setelah Anda baru saja profit atau loss. Tutup grafiknya saja. Hayoo…Anda harus bisa! Bismilllah! Anda bisa!
Anda harus selalu percaya bahwa harga bergerak dapat juga membuat kita merugi.
Tentukan target keuntungan dan ketika tercapai, sekali lagi Anda harus menutupnya. Hindari keinginan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar di khawatirkan harga berbalik.
Hindari trading ketika Anda dalam waktu dekat akan melakukan aktifitas lain (mau berangkat kerja, kuliah, mau mencangkul, mau kerja buruh dan sebagainya) karena itu hanya akan membuat Anda stress berat, bisa-bisa malah tidak jadi beraktifitas. Anda jadi pembolos kerja sekarang, atau pekerjaan lain Anda tertunda. Begitu di tunggu profit forexnya, weh..akhirnya loss juga hixs hixs hixs…

Ketidak puasan dalam memperoleh keuntungan akan menimbulkan sifat baru saat terjadi kerugian yaitu:

Penasaran
Sifat yang satu ini akibat dari sifat ketidak puasan. Ketika mendapatkan keuntungan maka akan muncul sifat ketidak puasan. Akibatnya akan memancing anda untuk meningkatkan keuntungan secara cepat tanpa pertimbangan matang. Anda pun akan mengalami kerugian. Setelah kerugian terjadi Andapun akan merasa penasaran untuk mendapatkan dana Anda kembali dengan cara apapun. Itulah yang akan membuat Anda kehilangan yang kedua kali dan akan terus terulang jika Anda tidak berusaha lebih mengendalikan diri.

Seharusnya yang Anda lakukan saat terjadi kerugian adalah mempelajari kesalahan Anda sendiri. Bukan dibalas dengan open posisi baru… Hayoo… baru sadar! Senyum-senyum, menandakan Anda sering melakukan kesalahan ini wkwkwkkwa…. (lama-lama koq kayak bebek nih…) Di catat apa yang membuat Anda mengalami kerugian, sehingga kerugian Anda tidak terulang lagi pada trading berikutnya, nah ini yang harus dilakukan. Ada beberapa hal yang perlu di tanamkan dalam diri saat bertrading agar tidak timbul perasaan penasaran yang berlebihan antara lain:
Tenangkan diri Anda apapun yang terjadi pada trading Anda. Rugi atau Untung Anda harus tenang, Anda sedang menempuh kebiasaan trading, bahwa trading itu ya naik turun, untung rugi…Kalau tidak siap ya jangan trading forex. Gampang, kan?
Anda harus lebih lama beristirahat dari pada saat mendapat keuntungan untuk menghindari kesalahan yang kedua. Anda dapat memulai kembali trading saat Anda sudah bisa menerima kerugian anda sehingga anda memulai trading dengan tenang.
Sejak awal telah di anjurkan untuk menggunakan Stop Loss. Anda pun harus konsisten terhadap keputusan tersebut. Saat harga telah memasuki titik Stop Loss maka anda harus menutup transaksi untuk menghindari kerugian semakin besar. Anda pun harus merelakan kerugian anda sesuai Stop Loss yang anda tentukan sendiri. Ikhlaskan kalau harus menyentuh Stop Loss, saat tu bukan rejeki Anda.

Keraguan serta ketakutan
Pada dasarnya keraguan merupakan akibat dari ketakutan untuk merugi. Namun sesungguhnya tingkat kerugian akan semakin besar jika Anda ragu dalam mengambil posisi. Keraguan akan mengakibatkan Anda kehilangan kesempatan penempatan posisi yang berujung pada kesalahan penempatan posisi dan kerugian. Kebanyakan keraguan di akibatkan oleh ketakutan mengalami kerugian padahal keraguan itulah yang akan mengakibatkan kerugian.

Jangan Takut Rugi, ya itu perlu di ingat baik-baik di otak Anda, Banyak trader-trader baru yang masuk ke dunia Trading selalu berharap keuntungan konsisten perbulan. Lihat lah fakta Warren Buffet pun pernah rugi. Jadi rugi itu, gak apa-apa koq…! Saya juga masih kadang rugi wkwkwkkwa….Maka, kalau tidak siap ya jangan menjadi trader. Iya kan?

Ingat fakta para Trader yang berhasil, mereka juga tidak ada yang konsisten, profit terus tidak pernah rugi. Kalau ada, biar saya juluki malaikat forex sajalah! Hahahahaha…

Yang terpenting adalah pemasangan stop loss walaupun Anda pemula yang kebanyakan membenci stop loss karena selalu tersentuh. Anda sebagai pemula harus lebih berhati-hati membuka posisi dan juga jangan sampai lupa memakai stop loss. Kebanyakan pemula mengalami depresi saat memulai trading pertama kali yang akan berakibat pada kesalahan yang fatal. Pokoknya jangan panik, kena Stop Loss itu biasa wkwkkwkkwa….

Bukan saya gembira Anda kena Stop Loss, tetapi saya bicara apa adanya tentang forex, gak muluk-muluk manis. Trader pengalaman itu mengerti ada saatnya Musim Panen, ada Musim Paceklik. Target tiap bulan plus, itu bagus, tapi kita gak bisa pungkiri ada saatnya rugi. Get Real lah! Konsisten yang di maksud itu bukan di lihat per minggu atau bulan , tapi di lihat dari long term.

Ada sebuah pertanyaan, mengapa kebanyakan trader itu sudah berbulan-bulan masih loss? Dalam menanggapi hal ini trader rugi bisa di bagi beberapa tipe :

  1. Pengecut, baru rugi sedikit sudah ketakutan gak berani main, mencari rasa aman. <- ini orang gak cocok trading lebih cocok nabung, atau deposito aja>.
  2. Terlalu Pemberani, kerugian membuat dia jadi lebih nekat, inject dana terus <- ini org gak cocok trading juga, karena dendam ingin mengambil balik kerugian secepatnya, makin di teruskan sering kali bertambah kerugiannya.
  3. Trader Sejati, rugi bagi dia biasa, menang juga biasa <- dia sabar gak buru-buru, belajar menerima kekalahan, belajar sabar, karena badai pasti berlalu, dia tahu rugi itu bagian dari permainan trading, untung adalah bonus>.

Nah, inginnya saya itu, Anda menjadi trader sejati, jangan menjadi trader manja. Loss ya jangan takut. Ketakutan Akan memperparah kerugian. Kalau profit, Alhamdulillah!

Solusinya, tradinglah dengan duit yang Anda siap rugi / loss baik dari segala kemungkinan, Untung adalah Bonus, karena fakta Trading itu ya begitu, jadi janganlah terlalu berharap.

Nah, kembali dengan pertanyaan, “Lha kalau setiap bulan selalu rugi?”

Hahaha, ..itu kan scenario terburuk, jika memang begitu dan sudah bertahun-tahun, saran saya ya pensiun saja jangan menjadi Trader. Kalau Anda trading dengan benar , saya yakin tidak mungkin Anda rugi setiap bulan, tetapi kalau benar-benar tidak ngerti trading dengan benar, ya wajar kalau loss terus.
Makanya teruslah untuk belajar, konsultasi dengan yang sudah pengalaman di trading, jangan cuma pede menjadi trader yang loss terus. (Weh, ini bukan lagi marah-marah, lho! Hehehehehe…)

Jawabnya simple; petinju profesional, petenis, pemain bola butuh guru / mentor gak ?
jawabnya ya, Anda perlu. Carilah seseorang yang Anda bisa percaya, lebih bagus lagi yang bisa blak-blakan dan jujur, gak cuma senyum manis. Carilah orang yang Anda percaya bisa membantu Anda di dunia Trader. Cari lah orang yang memang pernah mengalami kalah, menang juga, hihihi….

Prediksi berdasar pada perasaan.
Dalam bertrading sesuai naluri yang muncul saat melihat pergerakan mata uang kebenarannya sangat di pengaruhi oleh kemahiran memprediksi tanpa perhitungan dan pengalaman. Walaupun berita belum muncul mereka dapat memprediksi pergerakan harga dengan baik dan benar. Mereka yang sudah terbiasa bertrading dengan cara seperti ini pun dapat mendapatkan keuntungan terus menerus setiap bulannya tanpa indikator.

Anda sebagai trader pemula jangan sekali-kali mencoba bertrading dengan cara ini karena hanya akan membuat Anda rugi. Dalam cara bertrading ini yang menentukan adalah pengalaman dan kemahiran memprediksi harga. Dengan pengalaman dan kemahiran yang cukup, Anda hanya memerlukan sedikit pergerakan dalam hitungan detik untuk menentukan posisi serta memprediksi pergerakan selanjutnya.

Kemahiran dan pengalamanlah yang berpengaruh disini. Dalam menggunakan indikatorpun akan salah jika melakukannya saat pikiran kita tidak benar-benar tenang dan fokus. Anda dapat membayangkan saat Anda mengambil keputusan berdasarkan perasaan padahal trading mengunakan indikator saja anda mengalami kerugian.

Wait….

Sudah dulu ya…!

[ sumber: tradersakti ]

Pembahasan psycologis ini tidak ada habis-habisnya untuk di ulas dan adalah sesuatu yang vital, maka dari itu kita wajib terus belajar apalagi untuk trader pemula. Karena psycologis ini yang bisa dengan mudah memporak-porandakan trading Anda. 

Tetap semangat salam sukses yah!

Lawan Trading Kita Siapa Sebenarnya, Broker atau .. ?

LAWANMU SIAPAKAH SESUNGGUHNYA, BROKER ATAU…?

Saat itu kami sedang trading bareng-bareng, kisah sederhana ini memberi inspirasi menarik buat saya, tiba-tiba ada teman nyletuk, “Wah, saatnya open buy EU bagus nih…..!”

“Sstt.. jangan bilang keras-keras ntar broker mendengar, ntar harga malah turun lho… Dihajar sama broker baru tahu rasa!” jawab lainnya.

Eh, saya kira ini lelucon. Ternyata temen saya benar-benar open posisi buy pada EU… Beberapa detik kemudian, harga turun bahkan sangat tajam mencapai 20 pip. Wuih, benarkah broker tahu apa yang kami lakukan? Benarkah broker lawan kita? Anda pembaca (baca:trader), jika mengalami hal yang sama tentu ada yang berpendapat sama dengan kedua teman saya ini. Smiley

Saya masih diam saja, tetapi kelihatannya teman-teman masih sibuk -dengan subyektif masing-masing- tentang broker forex. Saya jadi risih juga, terpaksa saya angkat bicara, “Jika broker forex itu memang musuh kamu, siapa yang menantang bertarung, hayo! Siapa yang memulai dulu hayo! Kamu mendaftar dan buka akun, mendownload metatrader, beli komputer dan koneksi, menyiapkan duit, apakah broker yang memaksa kamu? Apakah kamu membaca term dan condition dari broker saat Anda membuka akun? Apakah kamu sudah mempelajari forex yang cukup dan sudah mengenal broker secara lebih baik? Anak kecil juga tahu, broker tidak mungkin pernah mendengar omonganmu. Lalu kamu masih mempermasalahkan broker yang kamu anggap telah menipu kamu? Siapakah yang bermasalah, kamu atau broker???”

“He he he he, ada-ada saja Kang Sigit malah membela broker, pasti biar di dengar juga ya? Lalu Kang Sigit jadi profit, begitu?”

“Weleh-weleh, saya ini telah lama trading forex, berdasarkan pengalaman, apapun perkiraan kita maka pasarlah yang selalu benar, ‘the market is always right’. Kita memiliki indikator, tetapi dia hanyalah alat bantu kita dalam menganalisa & memprediksi arah serta batasan harga bergerak. Diri kita yang menentukan kita mau OP, hold, close atau duduk termenung saja. Semua indikator itu dibuat dengan perhitungan & rumusan tertentu, sehingga menghasilkan karakter tertentu pula. Sebuah indikator itu akan menjadi power full atau tidak itu tergantung kita dalam menggunakannya. Ibarat sebuah pistol ketika dipegang oleh orang yang tak tahu cara menggunakannya maka tak ada ubahnya dengan mainan anak kecil, tapi jika dipegang oleh penembak jitu bukankah akan menjadi alat yang luar biasa? Nah, kalau begitu sekarang masih berani mengatakan, ‘the trader is always right?'”

“Ok ok ok ok …! Kamu benar Kang! Tetapi kalau bukan broker lawan kita lalu siapa lawan kita sesungguhnya Kang?”

“Banyak pedagang tidak menyadari bahwa trading adalah lebih kompleks daripada bagaimana tampaknya. Seharusnya tidak semata-mata didorong oleh firasat atau feeling semata. Seorang pedagang yang baik selalu siap secara psikologis dan pasti memiliki rencana yang baik pula. Maka lawan kita sesungguhnya ada pada diri kita; sikap emosi, serakah, tidak disiplin, overtrading, tidak memiliki kemampuan money management yang baik, sistem dan rule trading yang selalu dikhianati sendiri dan sebagainya. Itulah yang harus kita lawan dengan sungguh-sungguh. Smiley”

“Kok banyak banget musuh para trader, Kang?”

“Ya kalau sudah banyak musuhnya, makanya kamu gak perlu menambah musuh segala. Lha, broker mau di lawan…Ha ha ha ha ha!”

“Ya ya ya ya…!”

“Makanya, kalau dalam kasus pertama saya berpendapat, selalu bersikap objektiflah dengan keputusan Anda. Bunyi pepatah lama ‘janganlah pernah menikah dengan perdagangan Anda’. Sementara di pasar, jangan berharap bahwa harga akan bergerak ke arah yang hanya menguntungkan Anda. Sebaliknya, cukuplah peka untuk melihat faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi perubahan-perubahan yang terjadi terhadap analisa kamu.” Smiley

“Kang Sigit, masih ada gak lawan kita-kita (para trader) nih untuk di brantas sekalian?”

“Ouw sudahlah… Jangan dibahas lagi! Kalau diteruskan, lama-lama isteri-isteri kamu nanti di brantas juga. Dia sering ganggu kamu saat kamu trading bukan?”

Shocked Shocked Shocked

[ sumber tradersakti ]

Kita sebagai trader sering mendengan ungkapan Follow the trend kita ikuti arus saja klo market menunjukkan naik kita BUY dan klo turun kita SELL. Karena siapa kita? Berapa besar modal kita?? karena kita bukan G Soros yang bisa menggegerkan pasar. Okey Gan,

PSIKOLOGI TRADING FOREX

PSIKOLOGI TRADING FOREX

Meluangkan waktu untuk memberi perhatian terhadap psikologi trading FOREX sebelum masuk dunia trading forex. Meskipun ini mungkin tidak ada hubungannya dengan semua persyaratan teknis dan keterampilan yang diperlukan dalam investasi, proses mental dan perilaku Anda ketika Anda perdagangan masuk perdagangan sering menentukan keberhasilan atau kegagalan.

Emosi Anda, perasaan dan pikiran subjektif sangat mempengaruhi perdagangan Anda. Dan apabila Anda tidak menguasai hal-hal demikian atau Anda hampir tidak mampu berbuat lain selain menggunakan perasaan Anda untuk menentukan keputusan-keputusan Anda saat berhadapan dengan aset, dapat mengakibatkan kerugian yang parah.

Persoalan psikologi yang penting adalah : rasa akut kehilangan uang. Seorang trader bisa bertahan untuk membiarkan minus dan tidak berani memasang stoploss, karena takut kehilangan dengan berharap dia akan kembali. Di sisi lain, pedagang yang buruk juga bisa menutup terlalu dini segera setelah mereka melihat keuntungan yang kecil karena mereka takut kalau dibiarkan profit itu tak jadi di dapatkan dan nilai aset mereka akan jatuh dan mengakibatkan kerugian.

Berbagai alasan mengapa individu perlu mengelola dan menjaga dari psikologi trading takut ini, meskipun sulit. Kemungkinan besar persoalan utamanya bersumber dari kurangnya rencana yang matang pada tradingnya. Itulah sebabnya mengapa menyusun rencana dan sistem trading forex sangat penting sebelum Anda mencoba untuk berinvestasi kas Anda di salah satu pasar.

Sebuah rencana yang pas sekali dapat membantu Anda memutuskan dengan logis. Hal ini karena memperhitungkan aturan pertimbangan khusus yang menentukan kapan masuk atau keluar perdagangan. Selain itu, sistem dapat mengatasi masalah rasa takut kehilangan dengan menetapkan tingkat risiko bahwa Anda nyaman dengannya.

Ada beberapa individu yang masih gagal meskipun pernah berhasil. Alasan untuk ini adalah kurangnya komitmen atau disiplin untuk menindaklanjuti apa yang telah ditetapkan. Satu-satunya alasan mungkin ada rasa takut kehilangan karena ada beberapa keraguan mengenai efektivitas dan profitabilitas aturan yang diikuti.

Anda dapat mengontrol psikologi perdagangan dengan memastikan rencana Anda akan bekerja lebih atau kurang sesuai dengan harapan Anda. Anda dapat melakukan ini dengan account micro untuk back testing. Ini adalah cara untuk menentukan seberapa baik peraturan Anda akan melakukan terhadap satu set data historis.

Perasaan dan pikiran Anda dapat membuat keuntungan atau menghancurkan Anda tergantung pada tingkat kontrol Anda. Anda dapat mengelolanya dengan memastikan bahwa Anda berkomitmen untuk suatu sistem perdagangan yang telah dicoba dan diuji. Anda akan puas dengan trading Anda. Maka, sebagai teman, saya selalu mengingatkan bahwa psikologi trading forex itu layak untuk dipelajari lebih lanjut. Percaya inggih monggo, tidak percaya juga silahkan…

[ sumber: tradersakti ]

Psycology Trading atau Mindset trading sangat besar peranannya di bisnis Forex ini sekitar 60 persen, siapa saja yang sanggup menguasainya maka bersiaplah meraih kebebasan financial.